banner 728x250

Diduga Terjadi Percikan Api di Tangki Bahan Bakar, 2 Buah Kapal Motor Terbakar

banner 728x250  
banner 728x250  
banner 728x250  

Intensnews.co.id – Ketapang. Terjadi Kebakaran 2 buah Kapal Air Nelayan dengan ukuran sekitar 5 Gross Ton ( GT ) yang diketahui milik seorang warga sdr Suwandi. Kedua kapal yang sedang bersandar di dermaga pribadi milik sdr Suwandi di Desa Sukabangun Dalam Kecamatan Delta Pawan, terbakar pada Kamis 21 Oktober 2021 sekira pukul 18.00 wib.

banner 728x250  
banner 728x250  
banner 728x250  

Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Primas, S.I.K., menyampaikan bahwa dari keterangan saksi yaitu sdr Hartono, bahwa saksi bersama 2 rekannya yaitu sdr Udin dan sdr Usuf, sebelumnya sedang melaksanakan perbaikan dengan mengelas tanki bahan bakar  disalah satu kapal.

“ Saksi sdr Hartono bersama 2 rekannya sedang memperbaiki tanki bahan bakar kapal yang sudah kosong, setelah selesai bekerja ketiganya naik ke dermaga, namun setelah 1 menit, dari keterangan saksi timbul api dari tanki bahan bakar kapal sehingga memicu ledakan dan membakar seluruh bagian kapal. ” Ujar Primas.

Ditambahkannya, akibat ledakan dari tanki bahan bakar, sebuah kapal yang berada tepat di sebelah kapal pertama yang terbakar, juga ikut terbakar sehingga total ada dua buah kapal yang terbakar. Kobaran api baru dapat dipadamkan beberapa jam kemudian setelah petugas gabungan dari pemadam Damkar Pemda Ketapang, BPBD, BPK dan pemadam PLTU Sukabangun melakukan pemadaman.

Dari peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa, namun untuk kerugian materil belum dapat di pastikan. Dan dentitas Pemilik Kapal bernama Suwandi  kelahiran  ketapang 11 Maret 1979 yang berlamat di Jalan Gajah mada Rt.015/008 Desa kalinilam kec. Delta pawan Ketapang.

Sementara itu Saksinya  bernama Hartono bin Zainuri kelahiran  Ketapang , 25 Desember 1987 yang berlamat di Desa Negri Baru Kec.Benua Kayong Kab Ketapang.***(humaspolresktp/jk)

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You cannot copy content of this page