banner 728x250

Sandai Banjir, Forcopimcam dan Polsek Salurkan Langsung Bantuan Sembako 

Sumpah Pemuda  
Selamat Natal Dan Tahun Baru  

Ketapang. Kalbar – Intensnews.co.id. Akibat curah hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur di wilayah Kecamatan Sandai Kabupaten Ketapang beberapa hari terakhir, mengakibatkan terjadinya banjir beberapa desa di kecamatan tersebut. Beberapa daerah yang sangat terdampak banjir diantaranya adalah wilayah Dusun Penggelaman Desa Sandai Kiri dan Dusun Penjawaan Kecamatan Sandai Kabupaten Ketapang.

Terpantau melalui monitoring harian Polsek Sandai, Pemukiman Warga di Dusun Penggelaman dan Dusun Penjawaan Desa Sandai terendam banjir dengan ketinggian mencapai 1,2 meter atau sepinggang orang dewasa.

Kapolsek Sandai IPTU Fanni Athar Hidayat, S.T.K.,S.I.K dan anggota Polsek bersama anggota Koramil, Perangkat Desa serta anggota BPBD Ketapang menyinggahi satu persatu rumah warga yang sudah teredam banjir sejak hari selasa 30 Agustus 2022 lalu.

Tim gabungan terjun ke lokasi banjir dengan menggunakan perahu dan sampan untuk memberikan bantuan kepada warga desa yang bertahan di rumah, mengarungi genangan air dalam menyalurkan bantuan sembako untuk kebutuhan hidup sehari hari kepada warga yang bertahan di rumahnya dalam kondisi banjir tersebut.

“Kami beserta stakeholder Kecamatan Sandai sejak minggu lalu sudah siaga dan mengantisipasi terjadinya banjir melalui apel siaga bencana serta kesiapan sarpras dan personel gabungan,” ucap Fanni.

Menurutnya, saat ini proses pengiriman bantuan bahan sembako menjadi prioritas utama penanganan banjir.

Hingga kini, Polsek Sandai telah menyalurkan sekitar 77 paket sembako yang di fokuskan di Dusun Penggelaman dan Dusun Penjawaan Desa Sandai Kecamatan Sandai.

“Hambatan untuk pengiriman bantuan sosial ini salah satunya adalah banyaknya rumah warga yang terletak di pelosok dusun yang sulit diakses dan bahkan ada yang jauh dari pemukiman, dimana letak geografis dusun terdiri dari lembah curam serta daerah aliran sungai yang cukup deras sehingga sedikit menyulitkan tim. Namun hal ini tidak menyurutkan semangat kami bersama rekan rekan lainnya untuk melakukan misi kemanusiaan ini,” jelas Fanni.

Fanni juga menambahkan bahwa saat ini wilayah terdampak banjir yang didatangi tersebut sudah muali surut dan sejauh ini tidak ada warga yang mengungsi akibat dampak dari banjir tersebut.***(humas/jk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page