banner 728x250

Dishub Ketapang  Akan Adakan Rapat Bersama Pihak Terkait, Bahas TB Yang Muat Berlebihan Diduga Penyebab Kerusakan Jalan Gajahmada

Sumpah Pemuda  
Selamat Natal Dan Tahun Baru  

Ketapang. Kalbar – Intensnews.co.id. Sudah mulai rusak dan retak retak jalan Gajahmada di Desa Sukabangun Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang telah menjadi sorotan berbagai pihak, terutama tokoh masyarakat dan Kepala Desa Sukabangun Muhammad Zaini. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya “Jalan Gajahmada Sudah Mulai Rusak dan Retak, Kades Sukabangun Himbau Truk Besar Yang Melintas Tak Melebihi Muatan”, untuk menyikapi hal tersebut Dinas Perhubungan Ketapang dalam waktu dekat akan melakukan rapat bersama denga instansi pemerintah serta pihak terkait.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ketapang Akia. SE.M.A.P melalui Kepala Bidang Perhubungan Darat Eko Cahyono  S. STP. M.M menjelaskan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan kembali melakukan rapat bersama dengan Lantas Polres ketapang  dinas PUPR, pihak PT.PTP dan pihak-pihak terkait guna untuk mencari jalan penyelesaian yang menguntungkan dan memuaskan semua pihak (win-win solution). Sebelumnya menurut eko pihaknya juga sudah melaksanakan rapat denga pihak Lantas dan instansi terkait lainnya mengenai masalah Truk Besar melebihi muatan yang diduga penyebab kerusakan jalan Gajahmada desa sukabangun.

“Kalau tidak ada halangan rencanaya minggu depan kami akan mengadakan rapat kembali dengan lantas polres ketapang, dinas PUPR, pelindo dan pihak terkait lainnya untuk mencari penyeleaaian yang nantinya akan memnguntungkan semua pihak. sebelumnya pun pihak kita juga sudah melakukan rapat juga bersama lantas polres ketapang serta instansi lainnya mengenai masalah truk besar dari jawa yang memuat lebih” jelas eko saat dikonfirmasi di kantor dishub ketapang jalan KH. Mansyur Pada Selasa (6/9/2022)

Pihak dishub saat ini kata dia lagi menggali informasi dilapangan  sumbangsih informasi dari masyarakat sangat diharapkan sebagai bahan rapat yang akan dilaksanakan pekan depan. Sementara itu lanjut eko pihak dishub saat ini belum mempunyai wewenang untuk melakukan razia di jalan raya dikarenakan dishub ketapang belum punya Penyidik Pengawas Negeri Sipil (  PPNS)

“Jadi untuk melakukan rajia di jalan raya sekarang ditangani oleh pihak Satlantas Polres Ketapang” ujar eko

Sambungnya lagi ” setau saya tidak semua truk besar itu keluar lokasi pelabuhan sukabangun,  hanya beberapa saja yang keluar lokasi menuju desa payak kumang, sedangkan sisanya truk besar itu stanbay didalam areal pelabuhan” pungkasnya.***(jk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page